Sabtu, 20 November 2010

Sehari Butuh Waktu untuk Tidur 8 jam

Biasanya rutinitas yang terlalu padat, sering membuat seseorang lupa dengan kesehatannya dan selalu mengira saat weekend saja bisa istirahat. Tapi pemikiran dan rutinitas seperti itu kurang baik dan sangat mengganggu kesehatan kita.
Dalam sehari kita membutuhkan waktu tidur 8 jam, tapi sering orang menyepelekan waktu istirahatnya dan memilih target untuk bekerja dan bekerja, jika kita kurang tidur membuat kita lemah, berkurangnya sistem imun, membuat kita menjadi obesitas, kurang konsentrasi dan yang tak kalah lagi yaitu melawan rasa ngantuk.

Hmm..bahaya juga lho kalau sudah kena penyakit insomnia, gak mungkin juga kan tiap hari kita minum obat tidur dan biasanya kalau sudah terbiasa minum obat tidur dengan dosis yang biasa, kita akan menambah dosis, iaa...seperti orang narkoba.
OK...intinya sayangi dirimu dan jaga kesehatanmu, demi kamu juga...

Jumat, 19 November 2010

MengiNgat daN MerenungKan

Ngerasa sedih gak sih klo temen deket kita ngejauh?? entah perlahan-lahan atau iaa..secara langsung..
Kadang sifat kita ntu ada yang gak di sukai ma orang dan kita sering gak sadar, tapi klo udah di nasehatin n gak sadar-sadar juga iaa..mau gimana lagi, pasrah aja kl kurang di sukain ma teman-teman. Kata ortu klo udah dewasa, udah susah ngerubah sifat kita, malahan udah tertanam sifat jelek ntu, seharusnya ortu pun harus tanggap ma sifat anaknya, dari pada menyesal di kemudian hari. Lingkungan n keluarga berpengaruh besar lho.. apa lagi klo anak ntu kurang kasih sayang, iaa...gto deh..kurang terarah...
Hmm..memang iaa..segala yang buruk, sebisanya dan seharusnya di kurangin n klo bisa di hilangin dari kecil biar terbiasa sampai dewasa yang baik-baiknya, yang buruknya hilang deh...
Warning : Teman ntu perlu dan sangat perlu, kita hidup tidak bisa sendiri/individu, tapi kita hidup bersosialisasi, jangankan hidup, orang meninggal aja butuh bantuan untuk nguburin, apa lagi hidup...
Jangan pernah berpikir kita bisa hidup sendiri, itu intinya...

Sedikit Mengulas Teknologi Komunikasi yuukkk...

Perkembangan teknologi dewasa ini yang sangat pesat menyebabkan mudahnya dalam melakukan berbagai macam pekerjaan kita sebagai manusia. Berbagai macam alat diciptakan dan direvisi setiap harinya guna lebih mempermudah pekerjaan manusia dimulai dari diciptakannya komputer hingga munculnya internet pada tahun 1998 yang digunakan pertama kali oleh kementrian pertahanan Amerika Serikat. Perkembangan internet ini juga membuat semakin mudahnya komunikasi antar manusia yang tak terhalang jarak dan waktu. Setiap orang dapat melakukan komunikasi antar sesama walaupun lawannya sedang ada di belahan dunia lain dengan menggunakan E-mail. Kemudian perkembangan internet juga menelurkan “mesin” baru, yakni telepon genggam atau yang biasa kita kenal sebagai hape atapun berbagai macam gadget. Dengan telepon genggam ini, komunikasi semakin hemat karena tidak perlu menunggu orang lain yang kita ajak berkomunikasi untuk membalas E-mail tapi cukup dengan membalas SMS (Short Message Service) yang kita kirimkan kepadanya atau apabila terlalu lama menunggu kita dapat menghubunginya/meneleponnya langsung agar sesegera mungkin mendapatkan kabar dari lawan bicara kita.

Namun, perkembangan teknologi ini tidak selamanya positif, ada sisi negatifnya juga, yakni banyaknya orang-orang yang lebih mementingkan gadgetnya dari pada urusan pribadinya seperti para ibu-ibu yang harus mengurus anaknya lebih mementingkan hape-nya dan membalas berbagai macam SMS dari sanak keluarga atapun teman yang sebenarnya tidak terlalu penting ini dari pada anaknya yang menangis meminta susu. Fenomena ini sungguh sangat memprihatinkan, karena perkembangan teknologi membutakan naluri ibu untuk mengurus anaknya sendiri yang telah dilahirkannya melalui proses panjang dan menyakitkan. Perkembangan hape ini bahkan membuat masyarakat menjadi lebih konsumtif. Jika ada tipe hape baru maka salah seorang individu akan menjual hape lamanya dan membeli hape baru tersebut dan begitu seterusnya.

Seharusnya kita sebagai makhluk yang paling berakal bisa menggunakan perkembangan teknologi ini dengan bijak dan menggunakannya sesuai keperluan saja dan tidak berlebihan sehingga perkembangan teknologi yang ada akan benar-benar berguna dan tidak menyebabkan disintegrasi didalam masyarakat.

Rabu, 17 November 2010

Ok, Kita jelaskan Prinsip Koperasi menurut UU No.25 tahun 1992 pasal 5

Dalam UU Koperasi No.25 tahun 1992, di jelaskan bahwa Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Menurut UU No.25 tahun 1992 terdapat 7 prinsip koperasi beserta penjelasannya, yaitu
1. Keanggotan bersifat sukarela dan terbuka.
Maksudnya siapapun bisa masuk menjadi anggota koperasi tanpa ada paksaan dari pihak mana pun dan jika sudah masuk menjadi anggota koperasi, anggota harus mengikuti kesepakatan yangtelah di buat bersama, dari sistem koperasi, modal pinjaman dll.

2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis.
Di point ini sudah dikatakan pengelolaan dilakukan secara demokratis, jadi semua yang kita laksanakan atau lakukan kita harus di rundingkan terlebih dahulu dan memikirkan usulan yang terbaik untuk semua anggota koperasi.

3. Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota (andil anggota tersebut dalam koperasi).
Jadi SHU yang di dapat dari koperasi, di bagi rata kepada anggota koperasi dengan ini koperasi benar-benar berlandasan asas kepercayaan, kekeluargaan, keadilan.

4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.
Jadi balas jasa atau upah itu tidak besar, di karenakan modal dari koperasi itu tidak besar.

5. Kemandirian.
Yaitu koperasi mengutamakan kemandirian dari anggotanya untuk membangun dan mengembangkan potensi diri.

6. Pendidikan perkoprasian.
Koperasi mendidik kita untuk mandiri, mengembangkan potensi diri, mendidik kita untuk mengerti dan mengutamakan asas kekeluaragaan.

7. Kerjasama antar koperasi.
Kerjasama itu sangat di perlukan entah itu di dalam satu koperasi atau antar koperasi, di manfaatkan untuk potensi dari masing-masing koperasi itu atau potensi indvidu yang ada di dalam koperasi tersebut.

Nahh... dari 7 prinsip tersebut sudah dijelaskan maksud-maksud dari prinsip tersebut dan dari point itu juga sudah memberikan gambaran kepada kita betapa perlunya koperasi untuk para anggota, antar koperasi, bahkan dapat mempererat tali kekeluargaan yang sesuai dengan asas koperasi tersebut.

Selasa, 16 November 2010

Gara-gaRa gAk Konsen

Ok..naik angkot depan kampus, udah ujan angkot jarang, hadeehhh....
Bang kiri...eehhh..diturunin jauh dari yang seharusnya, ok itu babak pertama, yang kedua bang kiri malah nyerempet motor, nah...pas ada yang mau bayar ini supir di ajak ngobrol ma penumpang, pas ada yang bilang bang kiri, iaa...ampun ini penumpang kira abanganya berhenti krna mau nurunin dia taunya macet, ini 2 penumpang main turun aja, taunya ini supir gak tau klo penumpangnya turun, jadinya 2 penumpang ini jalan di tengah jalan udah serasa jalan milik sendiri dan ngejar2 angkot ini, yang satu gak enak krna belom bayar, yang satu lagi krna dia belom sampe tujuan...
hahahaaaa....ok pak supir anda kurang konsentrasi, tapi anda berbahaya di jalan raya seperti itu, karna anda membawa nyawa anda dan nyawa orang lain...