Rabu, 27 Maret 2013

AKUNTANSI INTERNASIONAL

NB : Tugas 1 (BAB I s.d III)


 
1.                 Pendahuluan
Perkembangan yang cepat dalam pasar modal global dan aktivitas investasi lintas batas memberi arti bahwa dimensi internasional dari akuntansi menjadi semakin penting dari masa sebelumnya bagi kalangan professional yang harus berhubungan dalam satu cara atau cara lain dalam lingkup ini. Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Tujuan dari akuntansi adalah menyediakan informasi yang dapat digunakan oleh pengambil keputusan untuk membuat keputusan ekonomi. Dalam dunia usaha, akuntansi merupakan suatu alat informasi, dimana akuntansi memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan. Akuntansi memberikan informasi mengenai perusahaan dan transaksinya untuk memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya oleh para pengguna.  Jika informasi dapat diandalkan dan bermanfaat,  maka sumber daya yang terbatas dapat dialokasikan optimal. Akuntansi internasional memiliki peranan yang serupa dengan konteks yang lebih luas, dimana lingkup pelaporannya adalah untuk perusahaan multinasional (multinational company-MNC) dengan transaksi dan operasi lintas batas negara atau perusahaan dengan kewajiban pelaporan kepada para pengguna laporan di negara lain. Proses akuntansinya pun tidaklah berbeda dan dengan kualifikasi standar pelaporan tertentu yang diatur secara internasional maupun lokal pada negara tertentu. Tapi penting untuk diketahui mengenai dimensi internasional dari proses akuntansi pada tiap negara yang berbeda. Dimana perbedaan itu meliputi, perbedaan budaya, praktik bisnis, struktur politik,sistem hukum,nilai mata uang,tingkat inflasi lokal, risiko bisnis, dan serta aturan perundang-undangan mempengaruhi bagaimana perusahaan multinasional melakukan kegiatan operasionalnya dan memberikan laporan keuangannya. Akuntansi mencakup beberapa proses yang luas :

a.                  Pengukuran
Proses mengidentifikasikan, mengelompokkan, dan menghitung aktivitas ekonomi atau transaksi. Pengukuran itu memberikan masukan mendalam mengenai probabilitas operasi suatu perusahaan dan kekuatan posisi keuangan.

b.                  Pengungkapan
Proses dimana pengukuran akuntansi dikomunikasikan kepada para pengguna laporan keuangan dan digunakan dalam pengambilan keputusan. Bidang ini memusatkan memusatkan perhatian pada isu-isu seperti apa yang akan dilaporkan, kapan, dengan cara apa, dan kepada siapa.

c.                   Auditing
Proses dimana para kalangan professional akuntansi khusus (auditor) melakukan atestasi (pengujian) terhadap keandalan proses pengukuran dan komunikasi. Apabila auditor internal adalah karyawan perusahaan yang bertanggung jawab kepada manajemen, maka auditor eksternal adalah pihak bukan karyawan yang bertanggung jawab untuk melakukan atestasi bahwa laporan keuangan perusahaan disusun menurut standar akuntansi yang berlaku umum.
Pemahaman terhadap dimensi internasional dari proses akuntansi yang baru saja dijelaskan merupakan sesuatu yang penting bagi mereka yang ingin mengelola suatu usaha atau memperoleh atau memasok pembiayaan melintasi batas-batas negara. Bahkan sebuah perusahaan yang beroperasi semata-mata di dalam batasan-batasan suatu negara tertentu tidak lagi tersekat dan terpisahkan dari aspek-aspek akuntansi yang bersifat internasional. Hal ini karena ketergantungan kepada pemasok internasional yang menuntut untuk menekan biaya produksi dan berupaya untuk selalu kompetitif secara global, semua ini telah menjadi sesuatu yang umum dan wajar dalam bisnis dewasa ini. Tidaklah mungkin dapat memahami laporan keuangan dan pengungkapan lainnya tanpa pengetahuan mengenai prinsip akuntansi dan budaya usaha yang mendasarinya.

AKUNTANSI INTERNASIONAL BERBEDA DENGAN AKUNTANSI LAINNYA
          Pada pengertiannya, Akuntansi internasional merupakan akuntansi sebagai transaksi internasional, perbandingan akuntansi antar Negara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya.  kuntansi harus berkembang agar mampu memberikan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan diperusahaan pada setiap perubahan lingkungan bisnis. Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Tujuan dari akuntansi adalah menyediakan informasi yang dapat digunakan oleh pengambilan keputusan untuk membuat keputusan ekonomi. Dalam dunia usaha akuntansi merupakan suatu alat informasi, dimana akuntansi memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan. Akuntansi intenasional memiliki peran yang serupa dengan konteks yang lebih luas, dimana lingkup pelaporannya adalah untuk perusahaan multinasional dengan transaksi dan operasi lintas batas Negara atau perusahaan dengan kewajiban pelaporan kepada para pengguna laporan dinegara lain.
Proses akuntansinya pun tidak berbeda dan dengan kualifikasi standar pelaporan tertentu yang diatur secara internasional maupun local pada Negara tertentu. Tapi penting untuk diketahui mengenai dimensi internasional dari proses akuntansi pada tiap negara yang berbeda. Dimana perbedaan itu meliputi, perbedaan budayam praktik bisnis, struktur politik, system hukum, nilai mata uang, tingkat inflasi local, risiko bisnis, dan serta aturan perundang-undangan mempengaruhi bagaimana perusahaan multinasional melakukan kegiatan operasionalnya dan memberikan laporan keuangannya.

Ada beberapa hal yang menyatakan bahwa akuntansi internasional berbeda dengan yang lainnya, Perbedaan studi akuntansi internasional adalah pada:
1. Pelaporan untuk MNC/MNE (Multi National Corporation)
2. Batas negara
3. Pelaporan untuk pihak lain di negara yang berbeda
4. Perpajakan Internasional
5. Transaksi Internasional

 2.                    Perkembangan dan Klasifikasi Akuntansi Internasional
Standar dan praktik akuntansi setiap negara merupakan hasil dari interaksi yang kompleks di antara faktor ekonomi, sejarah, kelembagaan, dan budaya. Dapat diduga akan terjadinya perbedaan antar negara. Faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan akuntansi nasional juga membantu menjelaskan perbedaan akuntansi antar bangsa.
Ada delapan faktor berikut ini memiliki pengaruh yang signifikan dalam perkembangan akuntansi. Tujuh faktor pertama berupa ekonomi, sejarah sosial, dan kelembagaan dan merupakan faktor yang sering disebutkan oleh para penulis akuntansi. Akhir-akhir ini, hubungan antara budaya dan perkembangan aktuntansi mulai digali lebih lanjut.

a)                  Sumber Pendanaan.
Di negara-negara dengan pasar ekuitas yang kuat, seperti Amerika Serikat dan Inggris, akuntansi memiliki fokus atas seberapa baik manajemen menjalankan perusahaan (profitabilitas), dan dirancang untuk membantu investor menganalisis arus kas masa depan dan risiko terkait. Pengungkapan dilakukan sangat lengkap untuk memenuhi ketentuan kepemilikan publik yang luas. Sebaliknya, dalam sisten, berbasis kredit di mana bank merupakan sumber utama pendanaan, akuntansi memiliki fokus atas perlindungan kreditor melalui pengukuran akuntansi yang konservatif. Karena lembaga keuangan memiliki akses langsung terhadap informasi apa saja yang dűnginkan, pengungkapan publik yang luas dianggap tidak perlu. Contohnya adalah Jepang dan Swiss.

b)                 Sistem Hukum
Sistem hukum menentukan hagaimana individu dan lembaga hcrinteraksi. Dunia Rarat memiliki dua orientasi dasar: hukum kode (sipil) dan hukurn tirnuni (kasus). kode utamanya diambil dari hukum Rornawi dan Kode Napoleon. Kodifikasi standar dan prosedur ikuntansi rncrupìkan hal yang wajar dan sesuai di sana. Dengan demikian, di negara­-negara hukum kode, aturan akuntansi digabungkan dalam hukum nasional dan cenderung sangat lengkap dan mencakup banyak prosedur. Sebaliknya, hukum umum berkembang atas dasar kasus per kasus tanpa adanya usaha untuk mencakup seluruh kasus dalam kode yang lengkap. Tentu saja, terdapat hukum dasar, tetapi cenderung tidak detail dan lebih fleksibel bi1a dibandingkan dengan sistem hukum kode. Ha1 ini mendorong usaha coba-coba dan memungkinkan penerapan pertimbangan. Hukum umum diambil dari hukum kasus Inggris. Pada kebanyakan negara hukum umum, aturan akuntansi ditetapkan oleh organisasi profesional sektor swasta. Hal ini memungkinkan aturan akuntansi menjadi lebih adaptif dan inovatif. Kecuali untuk ketentuan dasar yang luas, kebanyakan aturan akuntansi tidak digabungkan secara langsung ke dalam hukum dasar.

c)                  Perpajakan
Di kebanyakan negara, peraturan pajak secara efektif menentukan standar akuntansi karena perusahaan harus mencatat pendapatan dan beban dalam akun mereka untuk mengklaimnya untuk keperluan pajak. Hal ini sebagai contoh merupakan kasus di Jerman dan Swedia. Di negara lain seperti Belanda, akuntansi keuangan dan pajak berbeda: Laba kena pajak pada dasarnya adalah laba akuntansi keuangan yang disesuaikan terhadap perbedaan-perbedaan dengan hukum pajak. Tentu saja, ketika akuntansi keuangan dan pajak terpisah, kadang-kadang aturan pajak mengharuskan penerapan prinsip akuntansi tertentu. Penilaian persediaan menurut Masuk Terakhir Keluar Pertama (ast-in,first-out-LlFO) di Amerika Serikat merupakan satu contoh.

d)                 Ikatan Politik Dan Ekonomi
Teknologi akuntansi dialihkan melalaui perdagangan dan kekuatan sejenis. Sistem Pencatatan Berpasangan yang berawal di Italia pada tahun 1400-an secara perlahan-lahan menyebar luas di Eropa bersamaan dengan gagasan-gagasan pembakuan

e)                  Inflasi
Inflasi menyebabkan distorsi terhadap akuntansi biaya historis dan mempengaruhi kecenderungan (tendensi) suatu negara untuk menerapkan perubahan harga terhadap akun-akun perusahaan. Israel, Meksiko, dan beberapa negara Amerika Selatan menggunakan akuntansi tingkat harga umum karena pengalaman mereka dengan hiperinflasi. Pada akhir tahun 1970-an, sehubungan dengan tingkat inflasi yang tidak biasanya tinggi, AS dan lnggris melakukan eksperimen dengan pelaporan pengaruh peruhahan harga.

f)                  Tingkat Perkembangan Ekonomi. Faktor ini memenganihi jenis transaksi usaha yang dilaksanakan dalam suatu perekonomian dan menentukan manakah yang paling utama. Pada gilirannya, jenis lransaksi menentukan masafah akuitansi yang dihadapi. Sebagai contoh, kompensasi eksekutif perusahaan berbasis saham atau sekuritisasi aktiva merupakan sesuatu yang jarang terjadi dalam perekonomian dengan pasar modal yang kurang berkembang. Saat ini, banyak perekonomian industri berubah menjadi perekonomian jasa. Masalah akuntansi seperti penilaian aktiva tetap dan pencatatan depresiasi yang sangat relevan dalam sektor manufaktur menjadi semakin kurang penting. Tantangan-tantangan akuntansi yang baru seperti penilaian aktiva tidak berwujud dan sumber daya manusia, semakin berkembang.

g)                Tingkat Pendidikan. Standar dan praktik akuntansi yang sangat rumit (sophisticated) akan menjadi tidak berguna jika disalahartikan dan disalahgunakan. Sebagai contoh, pela poran teknis yang kompleks mengenai vanan perilaku biaya tidak akan berarti apa­apa, kecuali para pembaca memahami akuntansi biaya. Pengungkapan mengenai risiko efek derivatif tidak akan informatif kecuali jika dibaca oleh pihak yang berkompeten.
  
Hubungan Budaya dan Akuntansi
·      Dimensi Budaya meliputi:
a) Individualisme,
b) Jarak kekuasaan,
c) Penghindaran ketidakpastian, dan
d) Maskulinitas (Hofstede, 1980).
·     
 Hubungan budaya dan akuntansi bisa dilihat dari 4 dimensi nilai akuntansi (Gray, 1988):
1.      Profesionalisme >< kontrol wajib
2.      Keseragaman >< fleksibilitas
3.      Konservatisme >< optimisme
4.      Kerahasiaan >< transparansi

 Sistem Hukum: Akuntansi Hukum Umum dan Hukum Kode.
Klasifikasi menurut sistem hukum:
1.      Akuntansi dalam negara-negara hukum umum memiliki karakteristik berorientasi pada “penyajian wajar”, transparan, full disclousure, dan pemisahan antara akuntansi keuangan dan pajak.

2.     Akuntansi dalam negara-negara hukum kode memiliki karakteristik berorientasi pada legalistik, tidak membiarkan pengungkapan dalam jumlah kurang, dan kesesuaian antara akuntansi keuangan dan pajak.

Sistem Praktek: Akuntansi Penyajian Wajar vs Kepatuhan Hukum.
Alasan hilangnya perbedaan tingkat nasional:
1.      Banyak perusahaan telah listing di bursa saham di luar negera asal.
2.      Tanggung jawab pembentukan standar akuntansi beralih dari pemerintah ke sektor swasta yang profesional dan independen, seperti di Jerman dan Jepang.
3.      Pasar saham sebagai sumber pendanaan semakin tumbuh di seluruh dunia.
2.2        
     Klasifikasi akuntansi internasional dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu: dengan pertimbangan dan secara empiris.
Pendekatan terhadap Perkembangan Akuntansi
Empat pendekatan terhadap perkembangan akuntansi di negara-negara Barat dengan sistem ekonomi berorientasi pasar :
1)        Berdasarkan pendekatan makroekonomi
Berdasarkan pendekatan ini, praktik akuntansi didapatkan dari dan dirancang untuk meningkatkan tujuan makroekonomi nasional. Contohnya negara Swedia.
2)        Berdasarkan pendekatan mikroekonomi
Pada pendekatan ini, akuntansi berkembang dari prinsip-prinsip mikroekonomi. Contohnya negara Belanda. 
3)       Berdasarkan pendekatan independen
Berdasarkan pendekatan ini, akuntansi berasal dari praktik bisnis dan berkembang secara ad hoc, dengan dasar perlahan-lahan dari pertimbangan, coba-coba dan kesalahan. Contohnya negara Inggris dan Amerika Serikat.
4)        Berdasarkan pendekatan yang seragam
Pada pendekatan ini, akuntansi distandardisasi dan digunakan sebagai alat untuk kendali administrasi oleh pemerintah pusat. Contohnya adalah negara Perancis.

Akuntansi Hukum Umum dengan Hukum Kode
Akuntansi juga dapat diklasifikasikan sesuai dengan sistem hukum suatu negara.
1)                  Akuntansi dalam negara-negara hukum umum memiliki karakteristik berorientasi terhadap ”penyajian wajar”, transparansi dan pengungkapan penuh serta pemisahan antara akuntansi keuangan dan pajak. Akuntansi hukum umum sering disebut sebagai ”Anglo Saxon”. Akuntansi ini berawal di Inggris dan kemudian diekspor ke negara-negara seperti Australia, Kanada, Hong Kong, India, Malaysia, Pakistan dan Amerika Serikat.

2)              Akuntansi dalam negara-negara hukum kode memiliki karakteristik berorientasi legalistik, tidak membiarkan pengungkapan dalam jumlah kurang, dan kesesuaian antara akuntansi keuangan dan pajak. Akuntansi hukum kode sering disebut ”kontinental”, dan kebanyakan ditemukan di negara-negara Eropa Kontinental dan bekas koloni mereka di Afrika, Asia dan Amerika.

Pembedaan antara penyajian wajar dan kesesuaian hukum menimbulkan pengaruh yang besar terhadap banyak permasalahan akuntansi, seperti :
a.       Depresiasi, di mana beban ditentukan berdasarkan penurunan kegunaan suatu aktiva selama masa manfaat ekonomi.
b.      Sewa guna usaha yang memiliki substansi pembelian aktiva tetap (properti) diperlakukan  seperti itu (penyajian wajar) atau diperlakukan seperti sewa guna usaha operasi yang biasa (kepatuhan hukum)
c.       Pensiun dengan biaya yang diakrual pada saat dihasilkan oleh karyawan (penyajian wajar) atau dibebankan menurut dasar dibayar pada saat Anda berhenti bekerja (kepatuhan hukum)

Pembedaan antara penyajian wajar dan kesesuaian hukum menimbulkan pengaruh yang besar terhadap banyak permasalahan akuntansi. Akuntansi hukum umum  berorientasi pada kebutuhan pengambilan keputusan oleh investor luar. Akuntansi kepatuhan hukum dirancang untuk memenuhi ketentuan yang dikenakan pemerintah seperti perhitungan laba kena pajak atau mematuhi rencana ekonomi pemerintah nasional.
Setelah tahun 2005, seluruh perusahaan Eropa yang mencatatkan sahamnya akan menggunakan akuntansi penyajian wajar dalam laporan konsolidasinya karena mereka akan menggunakan IFRS

  
        Akuntansi Komparatif ( Bagian I dan II)
I.                   AKUNTANSI KOMPARATIF I
Standar akuntansi adalah regulasi atau aturan (termasuk pula hukum dan anggaran dasar) yang mengatur penyusunan laporan keuangan. Penetapan standar adalah proses perumusan atau formulasi standar akuntansi. Dengan demikian standar akuntansi merupakan hasil dari penetapan standar. Namun praktik sebenarnya mungkin berbeda dari yang ditentukan oleh standar. Terdapat empat alasan untuk menjelaskan hal ini :
1.      Di kebanyakan negara hukuman atas ketidakpatuhan dengan ketentuan akuntansi resmi cenderung lemah dan tidak efektif.
2.      Secara sukarela perusahaan boleh melaporkan informasi lebih banyakdaripada yang diharuskan.
3.      Beberapa negara memperbolehkan perusahaan untuk mengabaikan standar akuntansi jika dengan melakukannya operasi dan posisi keuangan perusahaan akan tersajikan secara lebih baik.
4.      Dibeberapa negara standar akuntansi hanya berlaku untuk laporan keuangan
perusahaan secara tersendiri, dan bukan untuk laporan konsolidasi.

Auditing berhubungan paralel dengan jenis sistem hukum dan peranan serta tujuan pelaporan keuangan. Profesi auditing cenderung untuk dapat mengatur sendiri di negara-negara yang menganut penyajian wajar. Auditor juga lebih dapat melakukan pertimbangan apabila tujuan audit adalah untuk melakukan atestasi terhadap penyajian wajar laporan keuangan. Di negara tersebut tujuan utama audit adalah untuk memastikan bahwa catatan dan laporan keuangan perusahaan sesuai dengan ketentuan hukum.
Tren pelaporan keuangan saat ini mengarah pada penyajian wajar, setidaknya untuk laporan keuangan konsolidasi. Negara-negara hukum kode seperti Perancis, Jerman dan Jepang menyesuaikan pendekatan kepatuhan hukum tradisional yang dianut terhadap akuntansi untuk mencerminkan kenyataan pasar modal global.

Enam sistem akuntansi nasional
1.      Prancis
Prancis merupakan pendukung utama penyeragaman akuntansi nasional di dunia. Kementrian ekonomi nasional menyetujui plan comptable general (kode akuntansi nasional) resmi yang pertama pada bulan september 1947. Plan Comptable General berisi :
b.      Tujuan dan prinsip akuntansi serta pelaporan keuangan
c.       Definisi aktiva, kewajiban, equitas pemegang saham, pendapatan dan beban
d.      Aturan pengakuan dan penilaian
e.       Daftar akun atandar, ketentuan mengenai pengguanaan, dan ketentuan tata buku lainnya
f.       Contoh laporan keuangan dan aturan penyajiannya

Dasar utama aturan akuntansi di perancis adalah hukum akuntansi 1983 dan dekrit akuntansi 1983yang membuat plan comptable general wajib digunakan oleh seluruh perusahaan. Kedua dokumen tersebut menjadi bagian dari code de commerce.
 
Regulasi Dan Penegakan Aturan Akuntansi : 
5 organisasi utama yang terlibat dalam proses penetapan standar di perancis yaitu :
1.      Counseil National de la Comptabilite atau CNC (Badan Akuntansi Nasional)
2.      Comite de la Reglementation Comptable or CRC ( Komite Regulasi Akuntansi)
3.      Autorite des Marches Financiers or AMF (Otoritas Pasar Keuangan)
4.      Ordre des Experts-Comptables or OEC (Ikatan Akuntansi Publik)
5.      Compagnie Nationale des Commisaires aux Comptes or CNCC (Ikatan Auditor Kepatuhan Nasional)

2.      Jerman
Hukum pajak secara garis besar menentukan akuntansi komersial. Prinsip penentuan (Massgeblichkeitsprinzip) menentukan bahwa laba kena pajak ditentukan oleh apa yang tercatat dalam catatan keuangan perusahaan. Privisi pajak yang tersedia dapat digunakan hanya jika semua sudah tercatat.
Karakteristik fundamental ketiga dari akuntansi di jerman adalah ketergantungannya terhadap anggaran dasar dan keputusan pengadilan. Selain kedua hal itu tidak ada yang memiliki status mengikat atau berwenang.

 Regulasi dan Penegakan Aturan Akuntansi
Institut jerman memberikan konsultasi dalam berbagai tahap pembuatan hukum yang mempengaruhi akuntansi dan pelaporan keuangan, namun demikian tetap saja ketentuan hukumlah yang paling utama.

Pelaporan Keuangan
Ciri utama pelaporan keuangan di jerman adalah adalah laporan secara pribadi oleh auditor kepada dewan direktur pengelola perusahaan dan dewan pengawas perusahaan. Laporan ini berisi pendapat terhadap prospek masa depan perusahaan, dan khususnya faktor-faktor yang mengancam kelangsungan hidup perusahaan.

3.      Jepang
Akuntansi dan pelaporan keuangan di jepang mencerminkan gabungan berbagai pengaruh domestik dan internasional. Dua badan pemerintah yang terpisah bertanggung jawab atas regulasi akuntansi dan hukum pajak penghasilan perusahaan dijepang memiliki pengaruh lebih lanjut pula.

Regulasi Dan Penegakan Aturan Akuntansi
Pemerintah nasional masih memiliki pengaruh paling signifikan terhadap akuntansi di jepang. Regulasi akuntansi didasarkan pada tiga undang-undang pasar modal dan undang-undang pajak penghasilan perusahaan. Ketiga hukum tersebut berhubungan dan berkaitan satu sama lain.

Pelaporan Keuangan
Catatan yang menyertai neraca dan laporan laba rugi menjelaskan kebijakan akuntansi dan memberikan detail pendukung sebagaimana yang dapat ditemukan di negara lainnya.

4.      Belanda
Belanda memiliki ketentuan akuntansi dan laporan keuangan yang relatif permisif, tetapi standar praktik profesional yang sangat tinggi. Belanda merupakan negara hukum kode, namun akuntansinya berorientasi pada penyajian wajar. Pelaporan keuangan dan akuntansi pajak merupakan dua aktivitas yang terpisah.

Regulasi Dan Penegakan Aturan Akuntansi
Regulasi di belanda tetap liberal hingga tahun 1970 ketika UU Laporan Keuangan Tahunan diberlakukan. UU tersebut merupakan bagian dari program besar perubahan dalam bidang hukum perusahaan dan diperkenalkan sebagian untuk mencerminkan harmonisasi hukum perusahaan didalam UE yang akan terjadi.

Pelaporan Keuangan
Laporan arus kas tidak diwajibkan, tetapi direkomendasikan oleh sebuah tuntunan dewan dan kebanyakan perusahaan Belanda membuatnya. Catatan laporan keuangan harus menjelaskan prinsip akuntansi yang digunakan dalam penilaian dan penetapan hasil dan alasan-alasan dibalik setiap perubahan akuntansi yang dilakukan.

5.      Inggris
Akuntansi di inggris berkembang sebagai cabang ilmu yang independen dan secara pragmatis menyikapi kebutuhan dan praktik usaha. Warisan Akuntansi Inggris bagi dunia sangat penting. Inggris merupakan negara pertama di dunia yang mengembangkan profesi akuntansi yang kita kenal sekarang. Konsep penyajian hasil dan posisi keuangan yang wajar juga berasal dari Inggris.

Regulasi Dan Penegakan Aturan Akuntansi
Dua sumber utama standar akuntansi keuangan di Inggris adalah hukum perusahaan dan profesi akuntansi. Kegiatan perusahaan yang didirikan di Inggris secara luas diatur oleh aktiva yang disebut sebagai UU perusahaan. UU perusahaan disesuaikan diperluas dan di konsolidasikan sepanjang tahun.

Pelaporan Keuangan
Pelaporan keuangan Inggris termasuk yang paling kompherensif di dunia. Laporan keuangan kelompok usaha diwajibkan selain laporan neraca indukperusahaan saja. Sifat laporan keuangan Inggris adalah bahwa perusahaan berukuran kecil dan menengah dikecualikan dari banyak kewajiban pelaporan keuangan. UU perusahaan menetapkan kriteria ukuran. Secara umum perusahaan berukuran kecil dan menengah diperbolehkan untuk menyusun akun yang diringkas beserta informasi wajib tertentu dalam jumlah minimum. Kelompok usaha yang berukuran kecil dan menengah dikecualikan dari penyusunan laporan konsolidasi.

6.      Amerika Serikat
Akuntansi di amerika serikat diatur oleh badan sektor swasta, tetapi sebuah lembaga pemerintah juga memiliki kekuasaan untuk menetapkan standarnya sendiri. Kunci utama yang menghubungkan dua sistem kekuasaan yang terbagi ini sehingga dapat bekerja secara efektif adalah SEC Accounting Series Release (ASR).

Regulasi Dan Penegakan Aturan Akuntansi
Sistem AS tidak memiliki ketentuan hukum secara umum mengenai penerbitan laporan keuangan yang di audit secara periodik. Perusahaan di AS dibentuk berdasarkan hukum negara bagian, bukan hukum federal. Setiap negara bagian memiliki hukum perusahaannya sendiri.

Pelaporan Keuangan
Laporan keuangan konsolidasi bersifat wajib dan laporan keuangan AS yang diterbitkan biasanya tidak hanya memuat laporan induk perusahaan saja. Aturan konsolidasi mengharuskan seluruh anak perusahaan dikendalikan harus dikonsolidasikan secara penuh walaupun operasi anak perusahaan tersebut tidak homogen. 

Akuntansi Komperatif II
Bab ini membahas pelaporan keuangan dan aktivitas audit di negara – negara perekonomian berkembang. Negara – negara tersebut adalah Republik Ceko, Republik Rakyat Cina (Cina), Republik Cina (Taiwan) dan Meksiko. Republik Ceko dan Cina mengalami perubahan dari perekonomian terencana secara terpusat menjadi perekonomian yang lebih berorientasi terhadap pasar.Namun demikian Republik Ceko sedang bergerak maju menuju ekonomi pasar secara utuh sedangkan Cina sedang mengambil jalan tengah menuju jalan tengah yaitu ekonomi pasar sosialis yaitu perekonomian terpusat dengan adaptasi pasar. Taiwan dan Meksiko merupakan negara kapitalis namun secara tradisional memiliki campur tangan pemerintah pusat yang kuat dan kepemilikan pemerintah terhadap industry – industry penting.Sistem akuntansi keuangan masing – masing negara lebih berkembang dalam hal penetapan standar, ketentuan, dan praktik bila dibandingkan dengan Republik Ceko dan Cina.

Alasan untuk Memilih Keempat Negara Ini          
Alasan negara – negara ini dipilih
1.                  Cina
Cina merupakan negara yang berpenduduk terbanyak didunia, sehingga perusahaan – perusahaan yang datang dari seluruh dunia berkeinginan untuk melakukan bisnis dengan cina dan perkembangan akuntansibmerupakan bagian yang penting dari perubahan structural yang terjadi diperekonomian Cina.
2.                  Republik Ceko
Negara ini merupakan negara bekas anggota blok soviet. Republik ceko dipilih karena perkembangan akuntansinya merupakan perwaklan dari apa yang ada di negara bekas blok soviet lainnya.
3.                  Taiwan
Taiwan sering disebut “macan asia” satu dari beberapa negara Asia yang mengalami pertumbuhan produk domestic bruto yang cepat beberapa tahun terakhir.
4.                  Meksiko
Meksiko dipilih karena perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara tahun 1994 telah menciptakan sejumlah minat baru dalam akuntansi Meksiko di Kanada, Amerika Serikat dan negara – negara lain.

Sistem Akuntansi Keuangan Di Empat Negara
  • Republik Ceko
Akuntansi di Republik Ceko telah berubah arah selama beberapa kali pada abad ke 20 yang menggambarkan sejarah politiknya. Praktik dan prinsip akuntansi mencerminkan praktik dan prinsip akuntansi yang dianut oleh negara – negara eropa yang berbahasa Jerman hingga akhir perang dunia II. Kemudian karena perekonomian terencara oleh pusat sedang dibangun praktik akuntansi didasarkan pada model soviet.
Setelah tahun 1989, Cekoslowakia bergerak dengan cepat menuju perekonomian berorientasi pasar. Pemerintah melakukan perbaikan besar terhadap struktur hukum dan  administrasi untuk mendorong perekonomian dan menarik investasi asing. Hukum dan praktik komersial disesuaikan agar sesuai dengan standar barat. Akuntansi beralih kembali kearah dunia barat, dan kali ini mencerminkan prinsip – prinsip yang ditetapkan dalam Direktif Uni Eropa.

Regulasi dan Penegakan Aturan Akuntansi
Hukum Komersial yang baru disahkan oleh parlemen pada tahun 1991, dipengaruhi oleh hukum komersial lama yang berakar di Austria dan dibentuk dari hukum komersial jerman. Hukum tersebut memperkenalkan sejumlah aturan terkait dengan usaha. (Hukum Ceko didasarkan pada sistem hokum kode sipil eropa kontinantal). Legislasi ini mencakup ketentuan terhadap laporan keuangan tahunan, pajak penghasilan, audit, dan rapat pemegang saham.
Undang – undang akuntansi yang menetapkan ketentuan atas akuntansi dibuat berdasarkan Direktif keempat dan ketujuh Uni Eropa, undang undang tersebut secara khusus menegaskan penggunaan daftar akun yang digunakan untuk pembuatan catatan dan penyusunan laporan keuangan. Undang – undang ini kemudian diamandenmen agar Ceko semakin dekat dengan IAS / IFRS. Jadi akuntansi di Republik Ceko dipengaruhi oleh hukum komersial, undang – undang akuntansi dan keputusan kementerian keuangan.

Pelaporan Keuangan
Pelaporan keuangan harus bersifat komparatif , terdiri dari Neraca, Laporan Laba dan Rugi dan Catatan. Laporan keuangan ini konsisten dengan Direktif UE, catatan mencakup penjelasan atas kebijakan akuntansi dan informasi lainnya yang relevan untuk menganalisis laporan keuangan. Perusahaan – perusahaan di Ceko memiliki opsi untuk menggunakan IAS / IFRS atau standar akuntansi Ceko pada saat menyusun laporan keuangan konsolidasi.

Pengukuran Akuntansi
    • Metode akuisisi (pembelian) digunakan untk mencatat penggabungan usaha
    • Goodwill yang timbul di suatu penggabungan usaha dihapusbukukan pada tahun pertama konsolidasi atau dikapitalisasi dan diamortisasi tidak lebih dari 15 tahun
    • Kurs nilai tukar pada akhir tahun digunakan ketika melakukan translasi atas laporan laba rugi dan neraca anak perusahaan di luar negeri.
    • Aktiva berwujud dan tidak berwujud dinilai sebesar biaya perolehannya dan dihapusbukukan selama perkiraan masa manfaat ekonominya.
    • Persediaan dinilai sebesar yang lebih rendah anatara biaya perolehan atau nilai pasar dan metode FIFO dan rata – rata tertimbang merupakan asumsi arus biaya yang diperbolehkan.
    • Penelitian dan pengembangan boleh dikapitalisasikan jika terkait dengan proyek – proyek yang telah berhasil diselesaikan dan mampu menghasilkan pendapatan dimasa yang akan datang.
    • Aktiva sewa guna usaha umumnya tidak dikapitalisasikan
    • Pajak penghasilan tangguhan dicatat apabila mungkin terjadi dan dapat diukur dengan andal
    • Cadangan wajib juga diharuskan
    • Laba disisihkan tiap tahunnya hingga besarnya mencapai 20 persen dari saham untuk perusahaan perseroan dan 10 persen untuk perusahaan dengan kewajiban terbatas.
  • Cina
Akuntansi di Cina memiliki sejarah panjang. Berfungsinya akuntansi dalam hal pertanggungjawaban dimulai pada masa Dinasti Hsiu dan sejumlah dokumen menunjukkan bahwa akuntansi digunakan untuk mengukur kekayaan dan membandingkan pencapaian dikalangan bangsawan.
Karakteristik utama akuntansi di Cina saat ini berasal dari pendirian Republik Rakyat Cina yang menerapkan suatu perekonomian terencana yang sangat terpusat, yang mencerminkan prinsip – prinsip Marxisme dan pola – pola yang dianut Uni Soviet. 
Regulasi dan Penegakan Aturan Akuntansi
Komite Standar akuntansi Cina bertanggungjawab untuk mengembangkan standar akuntansi. Proses penetapan standar ini mencakup pembagian tugas  melakukan penelitian kepada sejumlah gugus tugas. Anggota CASC terdiri dari para ahli yang berasal dari kalangan akademisi, dan kelompok – kelompok utama lainnya yang berhubungan dengan perkembangan akuntansi di Cina. CASC telah menerbitkan standar akuntansi terhadap masalah – masalah seperti laporan arus kas, restrukturisai utang, pendapatan, transaksi nonmoneter, kontijensi dan sewa guna usaha.

Pelaporan Keuangan
Laporan keuangan terdiri dari :
o   Neraca
o   Laporan laba Rugi
o   Laporan Arus kas
o   Catatan atas laporan keuangan
o   Penjelasan kondisi keuangan

Laporan tambahan diwajibkan untuk mengungkapkan penurunan nilai aktiva, perubahan direktur permodalan daan penyisihan laba. Laporan keuangan harus dikonsolidasikan, bersifat komparatif, dalam bahasa Cina dan dinyatakan dalam mata uang Cina, renmibi. Laporan keuangan tahunan harus diaudit oleh seorang CPA Cina.

Pengukuran Akuntansi
o    Metode akuisisi (pembelian) digunakan untuk mencatat penggabungan usaha
o    Goodwill harus dihapusbukukan selama tidak lebih dari 10 tahun
o    Konsolidasi proporsional digunakan untuk usaha patungan
o    Akun – akun anak perusahaan dikonsolidasikan apabila kepemilikan melebihi 50% dan atau terdapat kekuatan untuk mengendalikan.
o    Biaya historis merupakan dasar untuk menilai aktiva berwujud, revaluasi aktiva tidak diperkenankan
o    Aktiva berwujud didepresiasikan selama perkiraan masa manfaat, umumnya sengan metode garis lurus
o    Metode depresiasi dipercepat dan unit produksi juga diperbolehkan
o    Persediaan dinilai sebesar yang lebih rendah anatara biaya perolehan atau nilai pasar dan metode FIFO, LIFO dan rata – rata tertimbang merupakan yang diperbolehkan
o    Aktiva tidak berwujud yang dibeli juga dicatat berdasarkan harga peroleghannya dan diamortisasi selama masa manfaat
o    Aktiva tidak berwujud juga dicatat berdasarkan biaya dan diamortisasi selama tidak lebih dari 10 tahun
o    Perusahaan yang memperoleh hak untuk menggunakan tanah dan hak property industrial menyajikannya sebagai aktiva tidak berwujud
o    Penelitian dan pengembangan boleh dikapitalisasikan jika terkait dengan proyek – proyek yang telah berhasil diselesaikan dan mampu menghasilkan pendapatan dimasa yang akan datang.

Pengaruh Amerika Serikat kepada Taiwan dalam hal akuntansi juga kuat. Pelaporan keuangan auditing dan aspek – aspek lain akuntansi di Taiwan mirip dengan yang ditemui di Amerika Serikat. Namun kini telah mulai melangkah untuk menyatu dengan IAS / IFRS.
  • Taiwan
Taiwan memiliki perekonomian yang dinamis dengan penguranan tuntunan pemerintah atas investasi dan perdagangan luar negeri secara perlahan – lahan.  Meskipun perusahaan Taiwan kebanyakan perusahaan kecil, namun Taiwan merupakan perekonomian terbesar ke -17 di dunia
Regulasi dan Penegakan Aturan Akuntansi
Hukum akuntansi komersial yang diamandemen pada tahun 1987, mengatur catatan akuntansi dan laporan keuangan di Taiwan. Hukum ini berlaku bagi perusahaan – perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum perusahaan dan aturan bisnis kecuali untuk persekutuan kecil atau perusahaan perseorangan. Hukum tersebut menetapkan bahwa catatan akuntansi harus disimpan dan mengatur bentuk provisi dasar laporan keuangan, catatan dan pengungkapan lainnya. Standar akuntansi ditetapkan oleh komite standar akuntansi keuangan dari lembaga pengembangan dan penelitian akuntansi untuk meningkatkan  level studi akuntansi, memajukan perkembangan standar akuntansi dan auditing serta membantu perusahaan industry dan komersial untuk memperbaiki sistem akuntansinya. FASC yang didirikan pada tahun 1984 mengikuti proses pemeriksaan yang sama dengan FASC AS. Sebelum mengeluarkan standar FASB menyusun draft sementara, meminta opini dari pihak – pihak terkait, menyelenggarakan dengan pendapat umum jika diperlukan, dan menyusun revisi draft semetara.

Pelaporan Keuangan
Hukum akuntansi komersil mewajibkan laporan keuangan berikut ini:
o   Neraca
o   Laporan Laba Rugi
o   Laporan Perubahan Ekuitas Pemilik
o   Laporan Arus Kas
o   Catatan

Catatan harus mengungkapkan informasi berikut ini :
o   Ringkasan kebijakan akuntansi yang signifikan
o   Alasan – alasan perubahan atas kebijakan akuntansi dan pengaruhya terhadap laporan keuangan
o   Hak kreditor terhadap aktiva tertentu
o   Komitmen dan kewajiban kontijensi yang berjumlah material
o   Pembatasan dan pembagian laba
o   Peristiwa penting yang berkaitan dengan ekuitas pemilik
o   Peristiwa setelah tanggal neraca yang penting
o   Pos – pos lain yang memerlukan penjelasan untuk menghindari kesan kesalahpahaman atau yang memerlukan klarifikasi untuk membantu dalam menyajikan laporan keuangan secara wajar.

Selain hal diatas laporan keuangan harus komparatif dan periode fiscal haruslah tahun kalender. Laporan keuangan yang diaudit oleh CPA diwajibkan untuk perusahaan milik publik / bukan public yang lebih besar. Perusahaan yang dijalankan oleh pemerintah diaudit oleh pemerintah dan perusahaan yang sahamnya tercatat pada bursa efek harus memberikan laporan keuangan tengah tahun, laporan keuangan kuartalan yang direview oleh CPA dan laporan penjualan tahunan.
Pengukuran Akuntansi
o   Laporan keuangan konsolidasi diwajibkan ketika sebuah perusahaan mengendalikan entitas lain, umumnya dengan kepemilikan lebih dari 50 persen.
o   Metode pembelian diwajibkan untuk penggabungan usaha
o   Metode penyatuan kepemilikan tidak digunakan
o   Aktiva dialihkan berdasarkan nilai bukunya meskipun dapat disesuaikan karena nilai pasar yang lebih tinggi.
o   Goodwill umumnya dikapitalisasi dan diamortisasikan selama paling lama 20 tahun
o   Metode ekuitas digunakan apabila terdapat kepemilikan di perusahaan lain sebesar 20% atau lebih.
o   Translasi mata uang asing konsisten dengan Standar Akuntansi Internasional 21 dan SFAS AS No. 52.
o   Neraca perusahaan asing yang independen dari induk perusahaannya ditranslasikan berdasarkan kurs akhir tahun dan laporan laba rugi ditranslasikan berdasarkan kurs rata – rata.
o   Aktiva tetap termasuk tanah dan SDA dan aktiva tidak berwujud dapat direvaluasi
o   Persediaan dinilai sebesar yang lebih rendah anatara biaya perolehan atau nilai pasar dan metode FIFO, LIFO dan rata – rata tertimbang merupakan asumsi arus biaya yang diperbolehkan
  • Meksiko
Meksiko merupakan negara dengan penduduk terbanyak di dunia dan negara dengan penduduk terbanyak kedua di Amerika Latin. Meksiko memiliki perekonomian pasar bebas. Perusahaan yang dimiliki atau yang dikendalikan pemerintah mendominasi perminyakan dan sarana umum. Melalui Perjanjian Perdagangan Bebas di Amerika Utara  menjadikan meksiko sebagai negara dengan perekonomian kesembilan terbesar di dunia.
Pengaruh AS atas perekonomian Meksiko meluas ke bidang akuntansi. Banyak pemimpin – pemimpin profesi Meksiko terdahulu tumbuh pada “akuntansi amerika” yang digunakan secara luas dalam pendidikan akuntansibdan sebagai tuntunan terhadap masalah – masalah akuntansi. NAFTA mempercepat suatu tren yang mengarah kepada kerja sama yang lebih dekat dengan organisasi akuntansi professional di Meksiko.
Pengaturan dan Penegakan Aturan Akuntansi
Hukum komersial Meksiko dan hukum pajak penghasilan berisi ketentuan – ketentuan mengenai pembuatan ringkasan catatan akuntansi tertentu dan penyusunan laporan keuangan, namun pengaruh keduanya terhadap pelaporan keuangan secara umum terbilang minimal. Institut Akuntan Publik Meksiko menerbitkan standar akuntansi dan auditing. Standar akuntansi dikembangkan oleh Komisi Prinsip Akuntansi sedangkan auditing merupakan tanggung jawab Komisi Prosedur dan Standar Auditing.
Meskipun hukumnya didasarkan pada hukum sipil, penetapan standar akuntansi di meksiko menggunakan pendekatan Inggris – Amerika atau Anglo Saxon. Proses penetapan standar dikembangkan dengan baik. Prinsip akuntansi meksiko tidak membedakan perusahaan besar dan kecil dan diterapkan untuk seluruh bentuk badan usaha. Namun tingkat keharusan untuk menyusun laporan keuangan dan diaudit berbeda – beda menurut jenis dan ukuran perusahaan.

Pelaporan Keuangan
Tahun fiscal perusahaan Meksiko harus bersamaan dengan tahun kalender. Laporan keuangan konsolidasi komparatif harus disusun terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas pemegang saham, laporan perubahan posisi keuangan dan catatan.
            Catatan merupakan bagian integral laporan keuangan dan mencakup berikut ini :
    • Kebijakan akuntansi perusahaan
    • Kontijensi dalam jumlah material
    • Komitmen pembelian aktiva dalam jumlah besar atau berdasarkan kontrak sewa guna usaha
    • Detail utang jangka panjang dan kewajiban dalam mata uang asing
    • Pembatasan terhadap dividen
    • Jaminan
    • Program pension karyawan
    • Transaksi dengan pihak berhubungan istimewa
    • Pajak penghasilan

Pengukuran Akuntansi
o   Laporan keuangan konsolidasi diharuskan
o   Laporan arus kas diharuskan
o   Penggabungan usaha  menggunakan metode pembelian dan penyatuan
o   Goodwill dikapitalisasikan dan diamortisasikan maksimum 20 tahun
o   Perusahaan afiliasi yang dimiliki sebesar 20 sampai 50 persen dihitung menggunakan metode  ekuitas
o   Penilaian aktiva berdasarkan daya beli konstan
o   Depresiasi dihitung berdasarkan ekonomi
o   Penilaian persediaan dengan menggunakan metode LIFO dapat diterima
o   Sewa guna usaha pembiayaan dikapitalisasi
o   Pajak tangguhannya diakru




 Daftar Pustaka

Choi, Frederick D.S and Gary K. Meek. 2010. International Accounting. Buku 1. Salemba Empat. Jakarta.
http://dwiln.blogspot.com/2012/06/perkembangan-dan-klasifikasi-akuntansi.html

Sabtu, 12 Januari 2013

TUGAS TRANSLATE



Suku bunga pada kedua derivatif; namun menyatakan bahwa pada saat itu selesai melakukannya, pendanaan biayanya adalah 195,5 juta dolar lebih tinggi dari pada yang seharusnya (p.110).
P&G menegaskan, bahwa pegawai BT telah mencoba menipu dari hari ketika kontrak derivatif telah dimulai. Sebagai bukti, P&G  menunjuk ke sebuah rekaman percakapan antara pegawai-pegawai  bank tentang kontrak November dimana salah satunya menanyakan: “apa yang mereka lakukan?” pegawai yang lain menjawab: “tidak, mereka mengerti apa yang mereka lakukan tetapi mereka tidak mengerti pengaruhnya.” Pegawai pertama kemudian berkata: “tetapi yang saya maksud... seberapa banyak yang kamu katakan kepada mereka. Apa kewajiban anda kepada mereka?” pegawai kedua menanggapi: “ saya mengatakan kepada mereka jika terjadi kesalahan, apa artinya dalam  rumus pembayaran...” P&G  menggugat BT pada Oktober 1994, menyatakan bahwa bank “sengaja menyesatkan dan menipu, menjaga perusahaan pada sisi gelap mengenai aspek-aspek kunci dari derivatif yang telah dijual oleh bank (p.106)
BT membalas, bahwa P&G adalah pemain aktif dan berpengalaman dalam pasar keuangan dan mengetahui bagaimana derivatifnya akan berjalan. Dalam pengadilan banding, BT menjelaskan P&G sebagai “pintar, berpengalaman, dan berpengetahuan luas mengenai kegunaan dari suku bunga kontrak derivatif dan resiko yang disajikan oleh kontrak itu (p.109).” ditambahkan: meskipun P&G ingin pengadilan untuk percaya bahwa sangat naif dan pemain yang wajar dalam transaksi derivatif, faktanya adalah bahwa sebagai bagian dari kegoatan usaha dan dengan hak dari manajemen atas, Departemen Keuangan P&G berhasil besar dan  portfolio yang tidak wajar dari transaksi derivatif (p.109).” BT menegaskan bahwa P&G mengetahui bagaiman derivatif akan berjalan dan telah disertakan rekaman percakapan dalam pengadilan banding dimana pegawai BT menunjukan pegawai keuangan P&G bagaimana menghitung sukunya dalam derivatif November. BT juga mengeluarkan bukti dalam pengadilan banding bahwa petinggi P&G menyalahkan pegawai mereka sendiri untuk investasi. “daripada menempatkan rumahnya sendiri sebagai jaminan, dan menerima kerugian, P&G memilih bukan untuk membawa gugatan ini (p.111).”
Pada 1 September, 1995, P&G  mengajukan mosi di pengadilan negeri Amerika Serikat, yang telah disetujui, untuk menambahkan RICO (Racketeer-Influenced and Corrupt Organization) biaya untuk tuduhan melawan BT. Perusahaan menemukan kesalahan dari biaya RICO bertanggung jawab untuk tiga kali kerusakan dan biaya hukum penggugat. Bankir menyebut kontra pengajuan  sebagai “pemerasan”, P&G mengatakan bahwa berharap untuk menjelekkan BT dengan banyaknya biaya yang harus dikeluarkan.
Gugatan ini diselesaikan diluar pengadilan pada Mei 1996.
Pertanyaan
Apa yang anda pikirkan mengenai dasar penyelesaian seharusnya?
1.      Apakah BT memiliki kewajiban untuk mengungkapkan semua informasi mengenai transaksi itu ke P&G, termasuk harga, tanda nilai pasar, dan risiko, atau haruskah P&G sebuah perusahaan multimiliar dolar, telah memastikan bahwa hal ini diketahui dan mengerti mengenai angka-angka dan risiko sebelum terlibat dalam transaksi?
2.      Apakah BT memiliki kewajiban secara etis untuk memastikan kesesuaian produk-produk untuk P&G, atau melakukan tanggung jawabnya, akhirnya, dengan menyediakan kliennya tuntutan akan produk itu?
3.      Apakah peribahasa dari kehati-hatian pembeli lebih tepat dengan dibandingkan kehati-hatian penjual?
4.      Apakah ada permasalahan etis lainnya yang diangkat oleh kasus?
Kasus Etika
Lampiran I
Perusahaan yang berspekulasi mengatakan kehilangan uang atas derivatif karena bankir percaya adanya dugaan penipuan praketek penjualan.
Sumber: Bussiness week, Oktober 16, 1995
Referensi:
1. Shirreff, Y.D.”Can anybody Fix Bankers Trust?” Euromoney (April1995):34-40.
2. “Bankers Trust Blurred Vision.” Economist (April 8, 1995):67-68.
3. Edwards, G.A, & Eller, G.E. “Overview of Derivatives Disclosures by Major US Banks.”Federal Reserve Bulletin (September 1995) 817-31.
4. Holland, Kelly and Linda Himelstein and Zachary  Schiller. “The Bankers Trust Tape.” Bussiness Week (October 16, 1995): 106-111
5. Loomis, C.J. “Bankers Trust Times More Dirt About Derivaties.” Fortune Magazine, November 27, 995, 34.
*disiapkan leh L.J. Brooks, dengan asisten dari paper murid oleh Linda Rutledge, Deryk Angstenderger, Roman Masley, Khalid Rashid, dan Chaou Xu.

Bank Baring: Trader penipu
Waktu itu pada jum’at pagi – 7.15 di bulan Febrari tanggal 24 tahun 1995 tepatnya – ada panggilan telepon untuk Peter Baring dari Peter Noris. Keluarga Baring telah ada diperbankan sejak 1763. Mereka menikmati perlindungan Ratu Inggris dan telah membiayai perang napoleon dan jalur kereta antar benua di Kanada. Barings, salah satu bank penjual tertua di London, akan segera dimiliki oleh kepentingan asing karena berita dari Norris.
Pagi-pagi hari sebelumnya, Norris, kepala Perbankan Investasi, telah dipanggil ke Singapura oleh James Bax, direktur manajer bagian dari Baring Sekurities. Trader terbaiknya, Nick Leeson, tidak terlihat sejak Rabu sore waktu Singapura dan tersiar kabar bahwa ia telah meninggalkan posisi utama dari perlindungan nilai sekuritas yang tak mungkin bisa ditutupi oleh Baring. Jika tidak, baring akan bankrut atau dimiliki oleh pihak lain  yang mampu melunasi utang-utangnya ketika komitmen tentang hal ini terkuak.
Pada awalnya Pegawai Baring tidak yakin apa yang telah terjadi, atau luasnya potensial kerugian dan tanggung jawab. Ketika mereka mengetahui sifat kewajiban mereka, mereka menyadari bahwa kontrak sekuritas  masih terbuka, sehingga batas atas dari kerugian mereka tidak akan diketahui hingga tanggal penutupan dari kontrak. Jika pasar melibatkan bank lebih jauh lagi  saat ini, kerugian Baring akan bertambah. Ini adalah kejutan yang lengkar karena Leeson seharusnya berurusan sepenuhnya hanya dengan posisi perlindungan nilai sekuritas saja, menghasilkan uangnya  dengan cara merubah harga dalam jangka pendek  sebenarnya hampir tidak ada kesempatan kehilangan signifikan sejumlah uang. Apa yang telah terjadi?
Norris mendasarkan konfirmasi atas apa yang dikatakan oleh Bax kepadanya. Pada dasarnya, Leeson telah membangun dua posisi besar sekuritas. Dia telah mengatur kontrak untuk kedepannya dengan melakukan Baring untuk membeli 7 juta US dollar  senilai ekuitas jepang dan 20 Juta US Dollar atau lebih suku bunga dimasa depan di masa mendatang. Untungnya, karena Gempa Kobe di jepang, Pasar Saham dijepang jatuh, sehingga kontrak ekuitas lebih murah daripada  yang telah dia bayar,  dan kerugian diproyeksikan bertambah tetapi belum pada sampai titik yang maksimal. Pada faktanya, hal ini telah diperkirakan bahwa setiap 1 persen  pemrosotan di pasar saham  meningkatkan kerugian sebesar 70 Juta US Dollar.
Ketika Peter Baring, Ketua dari Bank, memberikan nasihat kepada Bank Inggris pada Jumat Sore bahwa bank miliknya telah mengalami masalah potensial, dia memperkirakan kerugian gabungan pada 433 Juta Euro (650 Juta US Dollar), angka yang hampir mendekati kerugian pemegang saham ekuitas sebesar 541 Juta Euro. Gubernur Bank Inggris, Eddie George, telah dipanggil dari liburan ski-nya di Perancis, dan deputiny, Rupert Pennant-Rea, memanggil bankir Inggris lainnya untuk bertemu di Bank Inggris untuk penjaminan dana untuk membantu menyelesaikan masalah Barings. Calon pembeli akan diteliti seluruhnya hari Sabtu, tapi diperkirakan kerugian naik mencapai 650 Juta Euro dengan tanpa penutupan yang terlihat. Di hari Minggu, beberapa pilihan dikejar, termasuk menghubungi orang terkaya di dunia, Sultan Brunei. Bankir Inggris bertemu lagi di bank jam 10 pagi sampai jam 2 siang. Mereke setuju untuk memberikan 600 Juta Euro. Pertanyaan dari apa timbal balik mereka dalam hal pemberian uang tersebut akan menjadi perdebatan, tetapi kabar dari seseorang yang memberikan penutupan atas untuk kerugian yang masih tersisa. Tawaran datang dari Sultan untuk melakukannya, dimana termasuk mengambil alih Barings. Sayangnya, penawaran ini telah ditarik sebelum persetujuan terwujud, dan Eddie George harus menandatangani Administrasi yang menempatkan Barings dibawah Administrasi dari Bank Inggris. Pada jam 10.10 malam, Bank Inggris mengumumkan bahwa Barings adalah bank gagal. Tahun ratus ribu tiga puluh tiga tahun pelayanan keluarga Barings telah berakhir.
Salah satu calon pembeli, ING, perusahaan asuransi terbesar kedua di Belanda, masih tertarik dan telah mengirimkan regu sekitar 30 orang untuk menyelesaikan pemeriksaan due dilligence. ING khususnya tertarik dalam menilai tingkat dari resiko kerugian lainnya  dan keterlibatan dari personil di kantor London dan Singapura dalam masalah Leeson. Dan Jacob, Ketua ING, setuju untuk membeli Barings dengan harga 1 Euro dua jam sebelum pasar saham di Jepang dibuka pada hari Selasa, 28 Februari.  Sebagai bagian dari persetujuan, dia setuju untuk tetap menggunakan nama Barings pada Bank. Sebagai tambahan, dia kemudian setuju untuk memayar semua  dari 105 Juta Euro bonus yang manajemen Barings telah setujui untuk memberikan kepada staffnya dua hari sebelumnya lewat panggilan telepon.
Bagaimana bisa bencana ini terjadi? Potongan-potongan dari puzzle bermunculan perlahan sampai laporan dari dewan pengawasan perbankan Bank Inggris. Pada hari Selasa, tanggal 28, Nick Leeson masih tidak bisa ditemukan, dan dia tidak akan bisa tertahan sampai dia dan istrinya tiba di Frankfurt pada hari Kamis, tanggal 2 Maret, setelah menghabiskan waktu di Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu, Malaysia. Dia pada akhirnya membuat persetujuan untuk menemani investigator tapi masih akan dikirim kembali ke Singapura untuk diadili.
Nick Leeson telah pergi ke singapura sebagai kepa dari unit trader futures, dan dia telah makmur. Dan dia telah membuat uang dengan membeli  dan menjual kontrak masa depan untuk keranjang saham jepang yang dikenal dengan nama Nikkei 225 Future. Kontrak future Nikkei 225 ini telah diperdagangkan dikeduanya yaitu Bursa Efek Osaka dan SIMEX, saham future finansial Singapura. Sejak harga dari masing-masing bursa telah sedikit berubah, trader yang bermata tajam bisa membeli satu dan menjualnya ke bursa saham lainnya, untuk membuat penyebaran uang. Secara keseluruhan hal ini sangat aman, sejak setiap pembelian pasti ada penjualan langsung – jika tidak, Barings akan terkena resiko yang sangat besar, karena transaksi sangat tinggi dipengaruhi. Pada tahun 1992 unitnya berhasil membuat 1,8 Juta Euro, di 1993 8,83 Juta Euro, dan di tujuh bulan pertama tahun 1994 unit ini berhasil membuat 19,6 Juta Euro, atau lebih dari sepertiga total keuntungan dari seluruh grup. Nick adalah Bintang.
Barings tidak mengirim keluar auditor internalnya untuk melhat semuanya baik. Meskipun laporan dua puluh empat halaman mengutuk kurangnya kontrol  dan terutama memiliki satu orang yang bertanggung jawab dari keduanya yaitu kantor bagian depan (investasi) dan dari belakang (pencatatan) , hal ini tidak akan mengambil tindakan dari ketakutan bahwa Leeson akan diperburuk  dan meninggalkan pekerjaan dan bekerja bagi broker lain. Keuntungan Leeson, lagi pula, disediakan bonus untuk setiap orang. Meskipun perilaku Leeson  mulai agak aneh, tidak ada tindakan yang diambil. Sebagai contoh, lima bulan sebelumnya, dia didenda 200 Dollar singapura karena menjatuhkan celananya di Pub dan berani menyuruh sekelompok wanita untuk menggunakan telepon genggamnya untuk menghubungi polisi.
Tampak bahwa egonya dan tekanan utnuk membuat lebih banyak lagi keuntungan mendorong dia ke arah investasi yang lebih beresiko dan dia mulai membuat transaksi perlindungan nilai dimana tidak ada penjualan langsung atau pembelian untuk mengimbangi transaksi awal. Sebagai hasil. Transaksinya mendapatkan dana untuk memenuhi panggilan marjin. Karena ia tidak melaporkan kepada Tn. Bax tapi langsung kepada kepala kantor di London, dia menghubungi kepala kantor, dan 454 Juta Euro telah dikirim Januari akhir dan awal Februari.
Bagaimanapun dia telah meyakinkan mereka bahwa operasinya aman-tapi bagaimana? Kelihatannya kemampuannya untuk mengontrol kantor belakang memberikannya kesempatan untuk melakukan hal tersebut. Belakangan ini, ketika ia memulai perdagangan berat, kantor belakang dibanjiri dengan transaksi termasuk banyak kesalahan buatan perdagangan lubang di bursa efek. Menurut dugaan orang dia telah dinasihati oleh Gordon Bowser, bekas ketua perdagangan derivatif, untuk mempersiapkan akun fiktif, Errors account No.8888, untuk melalui penempatan masalah perdagangan dan tidak mengirimkan laporan ke London dengan begitu auditor tidak akan tertarik untuk memeriksa lebih lanjut. Malahan, Leeson menggunakan akunnya sebagai tempan persembunyian dari kerugiannya, yang berjumlah total 2 Juta Euro pada 1992, 23 Juta Euro pada 1993. 208 Juta Euro pada akhir tahun 1994 dan 827 Juta Euro pada 27 Februari setelah Barings ke Kurator. Ketika laporan computer tentang akun palsu tercetak dari printer , Leeson menghancurkan mereka.
Secara kebetulan, Anthony Hawes, Bendahara Barings, mangunjungi Singapura. Saat makan siang mewah pada rabu tanggal 22, dia mengatakan kepada Leeson bahwa dia akan mendapatkan bonus paling tidak 2 Juta Dollar Singapura pada hari Jumat tanggal 24, dengan tambahan dia berkata kepada Leeson bahwa bank memiliki kebijakan control baru, bahwa ia ingin meninjau pengerjaan ruang belakang dan mengecek pengerjaan akuntansi. Memohon pergi karena istrinya sedang mengalami keguguran dan membutuhkannya, Leeson bergegas  dari pertemuannya dengan Hawes pad hari Kamis dan pergi ke Kuala Lumpur. Ia jelas menyadari bahwa tipuannya sangat mudah diketahui dan dia akan tertangkap.
Kemudian, setelah ia tertangkap, istri Leeson mengungkapkan bahwa tekanan mengenai keuntungan menjadi lebih banyak lagi dan dia (Leeson-red) mengambil lebih banyak resiko lagi. Pada akhirnya, dia hanya berusaha untuk mengembalikan semua kerugian yang ada, sebelum ia tertangkap, Leeson dilaporkan menelepon teman dari Hotel Malaysia dan berkata, “orang senior saya tahu persis resiko yang sudah saya ambill. Banyak orang mengetahuinya.. tapi ini berjalan tidak semestinya dan sekarang mereka berusaha bersatu untuk menyalahkan semua kesalahan kepada saya” akankah kita benar-benar mengetahuinya dengan yakin?

Pertanytaan
  1. Bagaimana anda akan melakukan persetujuan dengan bintang Trader yang akan sangat sensitive terhadap control tambahan yang secara tersirat bahwa “dia” tidak percayta atau akan percaya atau akan menghabiskan waktu lebih banyak pada pekerjaan tulis-menulis dan penjelasan?
  2. Apakah etika dan control akunting? Akankah anda menyarankan  ING untuk membentuk suatu lembaga di Barings?
  3. Siapa yang paling salah dalam hal ini? Manajemen tingkat atas atau Nick Leeson?
Philip Service Corp . . . . Into the Dumper
Pada puncaknya akhir 1997, Philip Service Corporation adalah pengelolaan limbah /gabungan logam daur ulang terbesar di Dunia, dan para pendirinya, Philip dan Allen Fracassi, berada diatas susunannya. Penjualan gabungan tiap tahun seharusnya ditingkat 1.8 Juta Dollar Amerika dan keuntungan bersihnya mencapai angka positif yang cukup besar. Untungnya, sebagian besar dari akuisisi perusahaan pesaing yang lebih kecil pada harga diatas            
Nilai buku mereka, dikatakan di lingkungan usaha mereka sebesar 1,150 Juta Dollar Amerika. Pada 17 November 1997, utamanya 20 Juta-berbagai masalah keuangan mencapai 16.50 Dollar Amerika per lembar saham pada perdagangan di Bursa Efek New York. Semua tampak baik di dunia Philip.
Kemudian pada tahun 1998, terdapat ancaman, pertama, datang sebuah surat dari orang yang tidak dikenal, mengutip mengenai laporan kerugian. Kemudian, kepala divisi logam perusahaan, Robert Waxman, mengundurkan diri. Sejumlah besar tembaga telah hilang. Banyak akuisisi yang dilakukan oleh perusahaan, yang memicu meningkatnya penjualan dan jumlah keuntungan. Sebanyak 1.15 Juta Dollar Amerika didapat dari pembelian perusahaan pada nilai diatas nilai buku yang seharusnya dihapuskan. Direvisinya Philips pada tahun 1995, 1996, dan 1997 melaporkan hasil keuangan sebanyak lima kali, termasuk beberapa setelah Auditor perusahaan telah disertifikasi. Kas sangat minim, pemberi pinjaman khawatir, dan pengaturan serta manajemen tingkat atas telah diganti, dengan beberapa penyimpangan untuk membuat ruang baru bagi orang luar yang lebih kredibel. Biaya dan gugatan balik datang silih berganti dan manajer serta direktur yang digantikan saling menyalahkan satu sama lain. Pada akhirnya, Carl Icahn, tipe investor yang mencari keuntungan dengan berbagai cara menjalankan perusahaan dan karena tahun 1998 semakin dekat, ia membuat proposal kepada kreditor untuk secara sukarela menjadikannya sebagai pailit dan perlindungan reorganisasi. Pemberi pinjaman telah menerima nilai sebesar 18 cents dalam dollar, dan saham perusahaan yang telah diperdagangkan sama tingginya dengan 17.90 Dollar Amerika pada 31 Oktober 1997, selesai pada 3/16 Dollar Amerika pada 24 November 1998. Lebih dari dua puluh gugatan class action telah diajukan, pengisian posisi Direktur dan Manajemen telah diwakili oleh status keuangan perusahaan ketika berbagai maslah timbul pada November 1997, dan ketika saham berada pada nilai yang tinggi digunakan untuk akuisisi. Peserta class action ketakutan perombakan organisasi akan membatalkan klaim mereka.
Banyak pertanyaan. Apakah Direktur dan Manajemen Puncak keliru akan kesalahannya, seperti yang dituduhkan? Jika iya, kenapa mereka melakukan hal ini? Bagaimana ini bisa terjadi? Kenapa auditor perusahaan tidak menemukan permasalahannya? Apakah mereka lalai? Apa yang bisa direktur perusahaan, pegawai, akuntan, dan auditor atas perlakuan yang berbeda-beda? Apa yang bisa dilakukan profesi akuntansi untuk merubah situasi ini? Memperinci pilihan tentang bagaimana kekayaan Philip berubah sepanjang 1998.

A selected Chronology of Philip Services Corporation’s 1998 Slide into the Dumper [closing stock prices are shown in square brackets.]
5 Januari: Robert Waxman, kepala divisi logam, mengundurkan diri. Awal, pada 4 Desember, surat tanpa nama mengklaim bahwa Waxman telah mengalihkan dan menjual tembaga dan akan dipecat. Perusahaan mencap hal ini dengan “surat dendam” dan menolak Waxman untuk dipecat.
3 Februari: sebesar 200 Juta Dollar Amerika setelah pajak diumumkan untuk menutupi sejumlah besar tembaganya hilang secara misterius dari Gudang
3 Februari: pengumuman pada kepemilikkan antara 60 dan 85 Juta Dollar Amerika untuk mengurus akuisisi antara tahun 1993 dan 1996
20 Februari: gugatan ketujuh yang diajukan menyatakan penyajian yang kelirudari “kondisi keuangan yang asli” sebelum penerbitan saham sebesar 379.5 Juta Dollar Amerika pada November 1997.
5 Maret: pres perusahaan merilis perincian “biaya khusus dan berulang sebesar total 310.5Juta Dollar Amerika, termasuk 92.2 Juta Dollar Amerika sebelum pajak kerugian dalam perdagangan tembaga yang dibangun pada tahun 1995 (27.2 Juta Dollar Amerika) dan 1996 (65 Juta Dollar Amerika) disebabkan atas perdagangan palsu ( diluar kebiasaan praktek bisnis perusahaan) oleh orang yang “tidak lagi bekerja bagi perusahaan”. Timbul pertanyaan tentang bagaimana kerugaian semacam itu bisa disebunyikan dari manajemen puncak, akuntan, dan auditor karena mereka berjumlah lebih besar dari pendapatan bersih perusahaan ditahun itu. Pengumuman oleh Pres perusahaan tidak begitu jelas, tapi prabayar atau persediaan akuntan menyinggung secara tidak langsung. Bahkan, menguras cadangan kas seharusnya sudah disadari.
31 Maret: arsip perusahaan sebanyak 10.000 pengajuan sekuritas dan pertukaran komisi, termasuk penandatanganan yang dilakukan oleh auditor perusahaan, Delloite and Touche, pada 4 Maret yang memperinci “biaya khusus dan berulang: pada 346.2 Juta Dollar Amerika, atau 35.7 Juta lebih dari laporan pada 5 Maret. Pertanyaan diajukan dan perusahaan menanggapi, dengan mengatakan bahwa tambahan 13.6 Juta Dollar Amerika biaya yang tidak berulang telah ditemukan setelah 5 Maret dan 10.000 pengajuan mengidentifikasi 22.1 Juta Dollar Amerika senagai penyajian pendapatan baru untuk catatan pendapatan di periode yang salah, hingga melebihkan kedua-duanya baik dari pendapatan dan piutang.
23 April: pengumuman pres perusahaan mengumumkan bahwa “Philip dan Auditornya, Delloite dan Touche, telah ditentukan bahwa laporan keuangannya untuk tahun 1997 . . . kewajiban perusahaan menganggap sekitar 30 Juta Dollar Amerika. Perusahaan juga menentukan bahwa pecocokan pada neraca rekening sekitar 5 Juta Dollar Amerika juga didapatkan.
24 April : SEC dan Komisi Sekuritas Ontario regulator telah mengatakan menyelidiki mengapa perusahaan telah melaporkan lima versi 1995, 1996, dan 1997 hasil keuangan, beberapa di antaranya berbeda dengan laporan yang telah diaudit.
24 April : Beberapa investor dikatakan kehilangan kesabaran mereka dengan Philip, ada juga yang tidak. "Ditanya apa perasaan itu di kalangan investor yang telah mendukung Philip, analis mengatakan:" Mutlak percaya akan meremehkan Keterkejutan membuat Anda lebih dekat. "Lain broked mengatakan bahwa saham itu" sangat murah "dan" kita tidak turun posisi ini, "tapi perusahaannya dilaporkan sebagai penjual bersih saham pada bulan April.
7 Mei : Philip mengumumkan perubahan manajemen senior dan dewan direksi. Felix Pardo, Robert Knauss dan Allen Fracassi ditunjuk Presiden dan ketua CEO. Harland Riker of Cambridge MA setuju untuk berdiri untuk pemilihan dewan dan direktur independen tambahan sedang dicari. (los $ 1 1/2 menjadi ditutup pada US $ 6).
7 Mei : Kuartal pertama 1998 hasil yang dirilis, menunjukkan rugi bersih sebesar US $ 565.000 yang disebabkan oleh kerugian sebesar sekitar $ 5,1 juta karena menarik diri dari bisnis adalah tembaga setelah kembali dari $ 14.7 juta dari biaya break-up terkait dengan partisipasinya dalam gagal tawaran untuk Keselamatan Kleen. Perusahaan juga mengumumkan bahwa auditor yang telah "tidak menyimpulkan pemeriksaan atas laporan keuangan Comapny untuk 1997" .... tapi "perusahaan berkeyakinan bahwa kewajiban untuk tahun yang berakhir 31 Desember 1997 telah mengerti sebesar US $ 26,0 juta, sehingga berlebihan dari




Review Kejahatan Kerah Putih (White Collar Crime)

Kejahatan kerah putih adalah Suatu tindak kecurangan yang dilakukan oleh seseorang yang bekerja pada sektor pemerintahan atau sektor swasta, yang memiliki posisi dan wewenang yang dapat mempengaruhi suatu kebijakan dan keputusan.
Menurut Federal Beureau Investigation (FBI) kejahatan kerah putih (white collar crime) adalah berbohong, curang, dan mencuri. Istilah ini diciptakan pada tahun 1939 dan sekarang identik dengan berbagai macam penipuan yang dilakukan oleh para profesional bisnis dan pemerintah. Sebuah kejahatan tunggal dapat menghancurkan sebuah perusahaan, keluarga bahkan menghancurkan atau memusnahkan kehidupan mereka melalui tabungan, atau investasi biaya miliaran dolar (atau bahkan tiga, seperti dalam kasus Enron).
Menurut Dony Kleden Rohaniwan (2011) seorang Pemerhati politik, kejahatan kerah putih (white collar crime) adalah istilah temuan Hazel Croal untuk menyebut berbagai tindak kejahatan di lembaga pemerintahan yang terjadi, baik secara struktural yang melibatkan sekelompok orang maupun secara individu. Hazel Croal mendefinisikan kejahatan kerah putih sebagai penyalahgunaan jabatan yang legitim sebagaimana telah ditetapkan oleh hukum.Umumnya, skandal kejahatan kerah putih sulit dilacak karena dilakukan pejabat yang punya kuasa untuk memproduksi hukum dan membuat berbagai keputusan vital. Kejahatan kerah putih terjadi dalam lingkungan tertutup, yang memungkinkan terjadinya sistem patronase. Contoh kejahatan kerah putih adalah pencucian uang (money laundering), penipuan kepailitan (fraud bankruptcy), penipuan perusahaan, penipuan kredit rumah, penipuan asuransi, penipuan saham dan efek, penipuan lewat internet, kredit fiktif, dan penipuan lain yang berhubungan dengan uang.
Munculnya kejahatan dalam banyak wajah menampilkan berbagai opera politik yang tidak hanya mendera kebersamaan, tetapi juga pada dirinya menihilkan tanggung jawab moral pribadi. Berbagai bentuk kejahatan yang dilakukan para petinggi bangsa sebenarnya menggambarkan kualitas peta perpolitikan kita yang terus berada di titik nadir. Kita mungkin merasa putus asa dengan aneka masalah di sekitar kita. Sayang, semua masalah itu diperparah dengan berbagai mafia di berbagai instansi pemerintahan yang notabene adalah pion- pion penggerak kesejahteraan rakyat.
White collar crime dibedakan dari blue collar crime. Jika istilah white collar crime ditujukan bagi aparat dan petinggi negara, blue collar crime dipakai untuk menyebut semua skandal kejahatan yang terjadi di tingkat bawah dengan kualitas dan kuantitas rendah. Namun, kita juga harus tahu, kejahatan di tingkat bawah juga sebuah trickle down effect. Maka, jika kita mau memberantas berbagai kejahatan yang terjadi di instansi pemerintahan, kita harus mulai dari white collar crime, bukan dari blue collar crime.

Contoh kasus Nazaruddin Lakukan Kejahatan Kerah Putih
[JAKARTA] Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta dalam pertimbangan putusannya mengatakan perbuatan terdakwa kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin digolongkan dalam white colar crime (kejahatan kerah putih). Sehingga, harus diperlakukan secara khusus dalam hal penghukumannya.

Di mana dikatakan dilakukan oleh mantan Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Demokrat ini dengan akal bulus atau terselubung. Dengan tujuan, mendapatkan harta atau kekayaan.

"Bahwa ini white colar crime atau kejahatan kerah putih. Dengan akal bulus atau terselubung untuk mendapatkan uang atau kekayaan," kata hakim anggota, Marsudin Nainggolan saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (20/4).

Oleh karena itu, Nazaruddin dijerat dengan menggunakan Pasal 11 UU Tipikor, yaitu pegawai negeri menerima hadiah atau janji padahal patut diduga hadiah tersebut berhubungan dengan jabatan atau menurut pikiran orang yang memberikan hadiah atau janji ada hubungannya dengan jabatannya.

Seperti diketahui, mantan Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin divonis selama empat tahun dan 10 bulan penjara dan denda Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan dalam sidang yang berlangsung Jumat (20/4) di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Sebab, dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebgaimana dalam dakwaan ketiga, Pasal 11 UU Tipikor. Menjatuhkan pidana selama empat tahun dan 10 bulan dan denda Rp 200 juta subsider empat bulan," kata Ketua Majelis Hakim, Dharmawati Ningsih saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (20/4).

Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menilai Nazaruddin selaku penyelenggara negara telah terbukti menerima uang Rp 4,6 miliar dari lima lembar cek yang berasal manajer marketing PT Duta Graha Indah (DGI), Mohamad El Idris. Sebagai, realisasi commitmen fee 13 persen untuk pemenangan PT DGI sebagai pelaksana pembangunan Wisma Atlet SEA Games tahun 2011.

"Peranan terdakwa sebagai anggota DPR RI melalui saksi Mindo Rosalina Manullang (Rosa) menurut Majelis Hakim memberikan upaya-upaya supaya PT DGI mendapat proyek pemerintah, yaitu pembangunan Wisma Atlet SEA Games," kata hakim anggota, Marsudin Nainggolan. (N-8).