Sabtu, 21 Mei 2011

Teguran untuk Menghimbau

Makin dewasa jaman, makin parah, makin banyak adu domba, perselingkuhan, menganggap semua janji adalah omongan belaka, hujatan yang sebenarnya hanya memancing emosi, free sex, prasangka buruk yang makin parah, korupsi dll. Padahal dari kecil kita sudah ditanam siraman rohani, yang akan memperteguh sikap kita untuk bertindak (itu pun jika orang tua dan lingkungan kita benar mendidik), tapi sayang anak-anak sekarang kurang siraman rohani.
Kebanyakan orang hanya memikirkan duniawi, tanpa memikirkan akhirat, banyak orang yang tidak menjalankan ajaran agamanya, sehingga mereka menyepelekan mana yang seharusnya kewajiban seorang umat, tapi disaat mereka susah, disaat mereka banyak problem, dengan cepat mereka mengingat sang Pencipta.
Ingatlah bahwa selalu ada Tuhan dan malaikat disetiap jejakmu, jauhi lah dirimu dari hal-hal yang dapat memicu perpecahan, jagalah ucapanmu, janganlah kamu mencuci tangan setelah sesuatu yang kamu lakukan (tanggung jawablah dengan apa yang kamu perbuat).
Semoga tulisan yang aku tulis bisa membuat kalian sadar bahwa kita tidak kekal hidup didunia ini, selalu mengingat sang Penguasa, menghargai apa yang orang lain lakukan untuk kalian, menjaga setiap ucapan dan tingkah kita terhadap orang lain, dosa dan pahala sama-sama mudah dicari bila kita menginginkan sesuatu yang indah diwaktunya. Aminn...

Bahaya Bahaya dan Bahaya

Wahh..ini memang benar-benar bahaya, waktu itu aku membaca sebuah artikel, yang menceritakan bahayanya makan di atas tempat tidur. Jadi ada seorang balita yang sedang makan permen, lalu permen itu tidak habis, dan diletakanlah permen tersebut di tempat tidurnya, lalu saat balita ini tidur dan permen tersebut sudah dikerumunin semut, semut-semut tersebut masuk kedalam telinga balita, awalnya balita ini tidak merespon apa yang diajarkan oleh siapa pun dan pada akhirnya semut-semut tersebut sudah berkerumun di otak balita tersebut. Alhasil balita ini meninggal dunia.
Sebaiknya, jika kita ingin tidur, entah itu balita, anak-anak, dewasa, orang tua, lanjut usia, dibersihkan terlebih dahulu tempat tidur kita, agar terhindar dari hal yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain.
Semoga tulisan saya bermanfaat bagi kalian pembaca.
Terima Kasih...

Senin, 16 Mei 2011

Jangan Hanya Bisa Cuci Tangan dengan Kesalahan yang Telah Diperbuat

Saya tidak menyuruh anda untuk bicara dengannya, saya hanya meminta pendapat anda bagaimana saya berbicara dengan orang itu agar orang tersebut sadar dan tidak tersakiti. Seharusnya anda bertanggung jawab dengan perbuatan anda bukannya anda cuci tangan begitu saja. Sadarlah...Allah tidak tidur dan Allah akan menunjukkan siapa yang bersalah. Mungkin kali ini anda merasa menang, tapi ingat suatu waktu orang tahu busuknya anda, orang itu akan berbalik dari anda. Jujur, saya kasihan terhadap diri anda yang seperti ini, lebih banyak tidak tahu terimakasih. Yaa...saya hanya bisa mendoakan anda agak anda bisa dibukakan pintu mata dan hati anda, serta anda bisa membedakan mana yang seharusnya dibicarakan dan mana yang seharusnya tidak dibicarakan agar ucapan anda tidak mengadu domba orang lain serta sadar akan kesalahan anda.

Demokrasi Pancasila

Pengertian Demokrasi
Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaiyu demos yang berarti rakyat dan kratos yang berarti pemerintahan. Demokrasi adalah suatu pemerintahan dimana negara memiliki peran penting yang menentukan kesejahteraan suatu negara.
Demokrasi adalah pilihan yang terbaik dari yang terburuk.

Ciri-ciri Demokrasi
Sampai saat ini ciri-ciri demokrasi adalah setiap keputusan selalu bersandarkan atas dasar banyaknya suara. Golongan besar memperoleh suara terbanyak, sedangkan golongan kecil menderita kekalahan.

Sifat-sifat Demokrasi
Terdapat lima sifat demokrasi, yaitu dua sifat demokrasi hasil Revolusi Prancis 1789 ditambah dengan tiga sifat lagi menurut Piagam, sehingga menjadi sebagai berikut :
1. Demokrasi bersifat Politik
2. Demokrasi bersifat Yuridis
3. Demokrasi bersifat Ekonomis
4. Demokrasi bersifat Kultural
5. Demokrasi bersifat Sosialis

1. Arti Demokrasi dalam Sistem Pemerintahan Negara
Sitem pemerintahan negara adalah teori betuk pemerintahan berupa pembahasan struktur organisasi negara dan cara-cara perlengkapan negara saling berhubungan satu dengan yang lain.

Sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia, sebagai berikut :
a) Indonesia ialah negara berdasarkan atas hukum (Rechsstaat) tidak berdasarkan kekuasaan belaka (Machsstaat) dimaksud dari kalimat tersebut adalah bahwa negara beserta alat perlengkapannya negara tersebut mempergunakan kekuasaan yang dibatasi oleh hukum.

b) Sistem Konstitusional
Pemerintahan berdasarkan atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan yang tidak terbatas). Sistem konstitusi ini lebih mempertegas tentang cara penyelenggaraan negara hukum dengan diterapkannya UUD.

c) Kekuasaan negara yang tertinggi adalah MPR (die gasamte staatgewant lieght allein bei der majelis)
Kedaulatan rakyat di pegang oleh MPR. Tugas MPR adalah :
 Menetapkan UUD
 Menetapkan GBHN
 Mengangkat Presiden dan Wakil Presiden

d) Presiden adalah penyelenggara pemerintahan negara yang tertinggi dibawah majelis. Dalam menjalankan pemerintahan negara, kekuaaan dan tanggung jawab adalah ditangan presiden (Concentration of power and responsibility Upon the president).

e) Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR
Presiden harus mendapat persetujuan dari DPR untuk membentuk undang-undang (Gesetzbung) dan menetapkan APBN (Staatsbe grooting). Tetapi presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR.

f) Menteri Negara adalah pembantu presiden, menteri negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. Presiden mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara. Menteri-menteri itu bertanggung jawab kepada DPR, karena kedudukannya tidak tergantung pada presiden. Dan presiden juga harus memperhatikan sungguh-sungguh suara DPR.

2. Demokrasi Pancasila
Demokrasi Pancasila adalah suatu paham demokrasi yang dijiwai oleh sila-sila dalam pancasila. Prinsip demokrasi pancasila yaitu musyawarah untuk mufakat hakikat dari musyawarah untuk mufakat dalam kemurniannya adalah suatu cara khas yang bersumber pada Sila-4 (kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan).

3. Perbedaan Demokrasi Pancasila dengan Demokrasi yang Berlaku di Negara lain
a) Demokrasi sederhana yaitu demokrasi yang terdapat di desa-desa berdasarkan gotong-royong dan musyawarah.

b) Demokrasi barat atau liberal oleh kaum komunis disebut demokrasi kapitalis. Demokrasi liberal adalah demokrasi yang di anut oleh negara-negara Eropa Barat dan Amerika. Tujuan dari demokrasi Barat, agar manusia tidak dianggap sebagai alat belaka, melainkan manusia dipandang sebagai makhluk hidup yang memiliki tujuan sendiri.

c) Demokrasi timur atau demokrasi rakyat adalah demokrasi yang dianut oleh negara-negara komunis, seperti Rusia, RRC dll. Tujuan demokrasi timur sama dengan demokrasi barat perbedaannya yaitu cara pelaksanaan dan cara pandangnya terhadap manusia.

d) Demokrasi tengah yaitu facisme dan nazisme di Italia dan Jerman pada masa pemerintahan Mussolini dan Hitler. Semboyan diktator Hitler adalah “Ein Fuhrer, ein Volk, ein ja!” dengan semboyan ini dimaksudkan bahwa fuhrer telah mengatakan sesuatu hal, maka rakyat haruslah mengatakan ya, yang berarti mengatakan setuju.
Demokrasi tengah bertujuan tidak dianggap penting orang perseorangan, yang dipentingkan ialah bangsa yaitu rakyar sebagai keseluruhan Hitler “Du Bist Nichts, dein Volk ist alles”.

e) Demokrasi terpimpin atau demokrasi terdidik adalah demokrasi memisahkan pemimpin (kaum intelek) yang telah masuk untuk demokrasi dan rakyat jelata sebagian masih buta huruf dan belum masuk untuk demokrasi, karena itu untuk melaksanakan demokrasi para pemimpin harus memimpin atau mendidik rakyat untuk demokrasi.

f) Demokrasi Pancasila adalah suatu paham demokrasi yang dijiwai oleh sila-sila dalam pancasila. Prinsip demokrasi pancasila yaitu musyawarah untuk mufakat hakikat dari musyawarah untuk mufakat dalam kemurniannya adalah suatu cara khas yang bersumber pada Sila-4 (kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan).

Rabu, 11 Mei 2011

Coba Pikir Sisi Baik dari Seorang Teman yang Baik

Apa salahnya jika kita menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya, kritik dan saran dari orang lain pun merupakan imbauan terhadap kita untuk lebih baik dari sebelumnya. Memang terkadang untuk merubah sifat itu memanglah sulit, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Usaha seseorang untuk lebih baik, patutlah dihargai, jangan hanya meledek atau mencemoohkan usaha mereka. Walaupun saran dari mereka itu belum tentu membuat kita jadi lebih baik, jika seseorang itu memang memberikan saran yang baik, tidak ada salahnya bagi kita untuk merubah sifat kita.
Sering dan bahkan banyak orang jika diberikan saran, malahan menganggap kita jahat terhadap dirinya, padahal mereka itu belum mencerna kalimat kita atau mungkin orang tersebut salah cara penyampaiannya, seolah-olah kita tidak dapat menerima kata-kata dari dia.
Teman yang baik tidak akan menjerumuskan temannya ke hal yang negatif, teman yang baik tidak akan memfitnah teman, teman yang baik selalu membitahu mana yang baik dan mana yang buruk dan teman yang baik selalu ada saat keadaan apapun serta menerima kelebihan dan kekurangan temannya.